Cara Merawat Baju Tradisional

Sabtu, 26 Juli 2014
Kucoba.com - “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai warisan budayanya”, berikut ini cara merawat baju tradisional. Mungkin kita sering mendengar ungkapan ini. Memang benar adanya, negara Indonesia terdiri dari banyak sekali suku bangsa, dan masing-masing memiliki budayanya tersendiri yang unik dan beragam. Oleh karenanya, kewajiban kitalah untuk melestarikannya agar tidak hilang dan mewariskannya kepada anak cucu kita kelak.

Kita bisa berperan banyak, dari belajar tentang kesenian tradisional seperti musik kolintang, menari tarian daerah hingga bangga menggunakan baju tradisional atau ciri khas Indonesia. Dengan menggunakan baju tradisional kita seperti batik dan kebaya, kita menjadi bangsa yang memperlihatkan jati dirinya dan bangga akan kebudayaannya. Nah, agar pakaian tradisional Anda selalu bersih terawat dan indah dipakai, ikuti tips-tips berikut ini.

Mencuci Pakaian Batik Anda

Kain bermotif ciri khas Indonesia ini merupakan peninggalan nenek moyang kita. Namun sejak ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada tanggal 2 Oktober 2009, semakin banyak kalangan yang menggunakannya. Tanggal ini juga ditetapkan sebagai hari batik nasional. Batik yang dahulu hanya digunakan pada acara-acara formal, kini sudah digunakan oleh rakyat Indonesia di segala umur, untuk pergi ke kantor atau hanya sekedar jalan-jalan di pusat perbelanjaan. Kain batik sangat beragam jenis dan motifnya, dari kain batik cetak hingga batik tulis yang menggunakan keahlian tangan saat membuat motifnya. Nah, karenanya bahannya yang cukup sensitif, terlebih untuk batik tulis, kita harus berhati-hati dalam mencucinya.

Saat mencuci untuk pertama kalinya, sangat disarankan untuk mencucinya dengan tangan dengan air dingin atau hangat-hangat kuku. Ini dilakukan supaya sisa-sisa pewarna tidak luntur ke pakaian lainnya dan juga menghindari kain batik mengalami kerusakan. Selanjutnya, Anda dapat menggunakan mesin cuci (ingat untuk hanya mencampurnya dengan pakaian berwarna serupa), pada siklus cuci lembut (delicate) atau normal dengan suhu rendah sekitar 30 derajat celcius atau kurang. Jangan diperas atau menggunakan mesin pengering, keringkan dengan memanfaatkan sinar matahari.

Mempunyai mesin cuci 1 tabung akan memudahkan pekerjaan mencuci Anda, karena tidak perlu memindahkan pakaian setelah selesai proses pencucian. Namun bagi Anda dengan anggaran terbatas, mesin cuci 2 tabung bisa menjadi pilihan. Jika masih bingung menentukan pilihan antara mesin cuci 1 tabung dan 2 tabung, mungkin Anda membutuhkan informasi lebih banyak untuk membantu Anda.

Cara Menjaga dan Merawat Kebaya Tradisional

Cara Merawat Baju Tradisional
Pakaian tradisional yang satu ini umumnya dipakai untuk acara-acara formal tertentu, seperti wisuda atau pernikahan. Strukturnya yang memiliki banyak payet atau manik-manik membuat kita harus ekstra hati-hati saat mencucinya. Tanyakan ke pramuniaga toko tempat Anda membelinya untuk saran mencucinya. Jika Anda tidak yakin, membawanya ke jasa cuci profesional yang terpercaya mungkin pilihan yang terbaik. Hindari menggunakan pelembut atau pemutih, dan selalu gunakan deterjen yang lembut.

Anda dapat mencucinya menggunakan tangan dengan merendamnya di dalam air yang sudah diberi deterjen dalam waktu yang singkat sekitar 10 menit. Cukup celup-celup saja kebaya Anda kemudian bilas, jangan menguceknya. Manfaatkan cara alami dengan menggunakan potongan jeruk nipis untuk menghilangkan noda sebelum merendamnya. Seperti halnya mencuci kain batik, kebaya tidak perlu diperas cukup meremasnya saja pada bagian yang tidak terdapat manik-manik agar air cepat turun. Setelah itu, jemur di tempat yang teduh agar terhindar dari terik matahari langsung. Tidak disarankan untuk menyetrika kebaya, namun Anda dapat memanfaatkan steamer / setrika uap jika memang sangat dibutuhkan, hati-hati saat menggunakannyanya.

Saat hendak menyimpannya, cukup dilipat dan taruh di dalam kotak. Kebaya dengan bahan sensitif mudah melar jika Anda menyimpannya dengan menggunakan gantungan baju di dalam lemari.

Demikianlah informasi menarik untuk cara merawat baju tradisional; semoga dapat bermanfaat.
DINAMIKA CINTA
KESEHATAN
TUNGGU DULU
Berita Foto
Artis Today