Pembantaian Muslim Rohingya di Myanmar

Sabtu, 04 Agustus 2012
Pembantaian Muslim Rohingya di Myanmar
Video Pembantaian Muslim Rohingya Myanmar - Memang banyak sekali yang mencari video kekerasan tersebut, tetapi sampai saat ini pun tidak ada satu orangpun yang berhasil mendapatkan video tersebut. Menurut saya untuk saat ini belum ada yang berani untuk datang ke Myanmar untuk meliput dan merekam langsung kejadian yang terjadi atas umat muslim di sana.

Berita baiknya adalah bahwa Negara Burma Myanmar sudah mulai bekerja dengan sangat keras untuk lebih memperhatikan warga muslim Rohingya. Hal ini dapat kita baca diberbagai sumber baik surat kabar maupun website-website yang dapat dipercaya. Mungkin ini adalah imbas dari protes negara-negara di dunia ini untuk negara tersebut. Apalagi Indonesia, hampir semua pihak mengutuk keras tindakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang melakukan kekerasan terhadap umat muslim Rohingya.
Artikel Terbaru

4 Responses to "Pembantaian Muslim Rohingya di Myanmar"

mus de oranje mengatakan...

PBB kenapa pada diam aja, ayo bertindak
http://acehtourismagency.blogspot.com/

Poetra Ogros mengatakan...

Sumber-sumber di sejumlah lembaga kemanusiaan melaporkan bahwa lebih
dari 20 ribu warga muslim Rohingya gugur oleh serangan kelompok-kelompok
'teroris' Budha yang didukung oleh junta militer Myanmar, sejak
kerusuhan meledak pada Juni 2012 lalu.
Penduduk muslim Rohingnya saat ini mengalami pembersihan etnis oleh
kelompok-kelompok ekstrimis Budha yang merupakan warga mayoritas di
Myanmar.
Penasehat Umum Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Sayid Al-Mishri
dalam wawancara dengan situs Arab, Skynews, pada Ahad (15/7/2012)
melaporkan bahwa kaum muslimin Rohingya mengalami ancaman pembantaian
yang sangat keji.
Sayid Al-Mishri mengungkapkan bahwa OKI telah berusaha sekuat tenaga
untuk mengirimkan utusan kemanusiaan ke Rohingya, namun junta militer
Myanmar yang saat ini berkuasa dan pemerintah Myanmar periode sebelumnya
tidak mengizinkan kedatangan utusan kemanusiaan itu.
Lebih lanjut Al-Mishri mengungkapkan bahwa OKI telah menjalin
komunikasi dengan PBB dan sejumlah lembaga internasional lainnya untuk
menekan junta militer Myanmar. Tanpa tekanan dunia internasional,
lembaga-lembaga kemanusiaan kesulitan memberikan bantuan kepada kaum
muslimin Rohingya yang dibantai di Myanmar.
Sementara itu Mentri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA), syaikh
Abdullah bin Zaid Ali Nahyan dalam pembicaraan via telepon dengan
Sekretaris Jendral Organisasi Kerjasama Islam, Akmaludin Ihsan Oghlo,
mengungkapkan UEA mendukung usaha OKI yang mengajak lembaga-lembaga
internasional untuk melindungi kaum muslimin Rohingya dari aksi
serangan, pembantaian, dan pengusiran oleh kelompok-kelompok ekstrimis
Budha dukungan junta militer Myanmar.

Kanal Berita | Informasi Pilihan, Foto Artis dan Gosip Terhangat mengatakan...

Tapi belum ada yang tau kepastiannya kang, ada yg bilang juga ngga terjadi beneran, jadi bingung :/

Limit Komputer mengatakan...

Dasar Setan tch Myanmar, seenak membantai umat Muslim ... Ahadun Ahad