2012-09-24
Oleh - Kang Salman

Mitos-Mitos Tentang Pernikahan

Mitos-Mitos Tentang Pernikahan
Advertisement:
Mitos Tentang Pernikahan
Kucoba.com - Mitos Tentang Pernikahan banyak mitos yang dipercayai pernikahan dapat membawa kebahagiaan. Memang betul menikah berarti membuka pintu rezeki, namun banyak dari mereka yang memiliki angan-angan yang tinggi. Padahal belum tentu mitos tersebut benar dan malah terjadi sebaliknya. Berikut adalah 4 Motos-motos tentang penihakan.

1. Pernikahan dapat Membuat Anda Tak Kesepian Lagi
Hampir semua orang percaya kalau sudah menikah tidak akan lagi merasakan kesepian karena setiap hari akan bertemu orang tercinta. Dan apabila di rundung masalah di kantor, di jalan, dan keluarga, mereka menggap akan ada pasangan yang menemani sehingga tidak merasa kesepian. Nyatanya ternyata tidak demikian, banyak cewek-cewek menjadi kesepian setelah menikah di tinggal suami ke kantor. Jika anda yang merasa galau dan kesepian menikah bukanlah solusi untuk mangatasi hal itu. Menikahlah bila memang anda ingin dan siap.

2. Dapat Ngesex Kapan Saja
Nafsu sex atau hastrat sexsual frekuensi untuk setiap orang akan berbeda-beda tergantung libodo dari masing-masing pasangan. Faktanya seiring waktu frekuensi bercumbu akan menurun. Ada kalanya pasangan tidak bisa bercinta karena sudah terlalu lelah akibat pekerjaan menumpuk, sibuk mengurus anak atau waktu yang sangat terbatas. Menikah adalah hal yang rumit, bukan sekadar cara untuk melegalkan hubungan seksual. Menikahkah bila memang sudah tidak sudah mapan, tidak bisa menahan dorongan libodo, dan siap.

3. Wanita Tidak Perlu Bekerja Setelah Menikah
Mitos ini cenderung kurang realistis. Di era globalisasi seperti ini, sesuai dengan tuntutan zaman berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi, tampaknya sangat lumrah apabila wanita juga harus memiliki pekerjaan sendiri.

4. Anak Akan Memperkuat Ikatan Pernikahan
Banyak yang menganggap bahwa anak dapat memperkuat kualitas pernikahan dan meredakan konflik yang terjadi pada pasangan yang telah menikah. Namun, tidak jarang yang terjadi adalah sebaliknya. Bahkan, penelitian yang dilakukan oleh Brian Doss, PdD dari Texas A&M University dan Galena Rhoades, PhD, Scott Stanley, PhD, serta Howard Mark, PhD, dari University of Denver menunjukkan bahwa kepuasaan pernikahan lebih cepat menurun pada pasangan yang telah memiliki anak.

Berlangganan KUCOBA Email Update
Advertisement:
Judul : Mitos-Mitos Tentang Pernikahan Deskripsi : Admin : Terbit Rating : 5 stars

  • Lifestyle