2013-02-27
Oleh - Kang Salman

Alur Cerita Naruto 622

Alur Cerita Naruto 622
Advertisement:
alur cerita naruto 622
Alur Cerita Naruto 622 - KUCOBA.COM - Dalam cerita komik naruto 622 plot masih bercerita tentang flashback Harasima dan Mandara. Sejak kecil mereka berdua sudah terlihat bersaing pada saat itu mandara memperlihatkan kalau dia bisa melempar batu sampai ke ujung sungai saat di lempar gagal harasima pun langsung terlihat bingung dengan wajah tanpa ekspresi begitupun dnegan mandara. Sontak saja mandara langsung kesal dan memarahi Harasima. Benar-benar lucu nih Alur Cerita Naruto 622.

Baca Komik Naruto 622 Bahasa Indonesia versi Text:

Cerita dimulai dengan Madara kecil yg nampak kesal karna pertanyaan tak dijawab dengan benar oleh Hashirama.

Madara kecil : Aku bertanya padamu siapa namamu?

Hashirama kecil : Namaku Hashirama. aku tak bisa memberitahu nama lengkapku.

Madara kecil : (masih dengan wajah kesal) Hashirama, eh, lihat kali ini aku akan melakukannya dengan baik.

Madara lalu melempar kembali batunya dan Hashirama memperhatikannya dengan seksama.

Hashirama : cara dia melempar, adalah cara yg digunakan untuk melempar shuriken.

Setelah 4x memantul di air, tetap aja kali ini Madara gagal melempar batunya hingga tanah di seberang.karna kesal masih gagal juga, dengan wajah konyolnya ia pun menyalahkan Hashirama.

Madara kecil : (menunjuk Hashirama) Asem, kau berdiri dibelakangku untuk mengganggu konsentrasiku kan? aku ini sangat peka, aku bisa merasakan jika ada orang berdiri di belakangku.

Hashirama kecil : (terduduk dan minta maaf) Maafkan aku.

Madara kecil : (tersenyum) err, gpp sih kau gak perlu terlalu menyesal gitu. ma-maaf, tadi itu cuma alasanku aja.

Hashirama kecil : aku gak tau kalo kau memiliki gejala mudah terganggu.

Madara kecil : (muka marah lagi) Aku tak bisa mengerti kau ini orang baik atau orang jahat, kau orang tololl

Hashirama kecil : (berdiri dan tertawa) Ahahaha.. tapi kau tau kan kalo aku lebih baik darimu dalam urusan melempar batu.

Madara kecil : (muka kesal) lain kali malah kaulah yg akan kugunakan sebagai batunya.

Hashirama kecil pun kembali terduduk dan tertunduk.
Hashirama kecil : Maafkan aku, aku gak maksud bikin kamu marah. aku siap untuk melakukan lemparan ke sungai lagi membuat yg lebih baik dari ini. kau duluan.

Madara kecil : apa kau mau aku mengganggumu juga?

Hashirama kecil : (wajah konyol) aku hanya berharap bisa melemparnya keseberang sana.

Madara kecil : (muka kesal lagi) aku gak mau berdiri dibelakangmu, pergilah.

Hashirama kecil balik badan dan bermaksud meninggalkan Madara kecil, namun tiba2 Madara mencegahnya.

Madara kecil : Jangan, tunggu.

Hashirama kecil : Jadi kau mau aku pergi apa gak? buatlah pilihan.

Tiba2 nampak ada mayat yg mengapung terbawa arus disungai. apa sebenarnya itu? Hashirama kecil pun berlari mengapung di sungai dan mendekat ke ninja yg mengapung itu.

Madara kecil : (wajah kaget) kau seorang ninja?

Hashirama kecil : perang akan segera mencapai wilayah ini, pulanglah. ini adalah lambang kepala klan Hagoromo. aku harus pergi.

Hashirama kecil pun lalu melompat meninggalkan Madara kecil dan pergi ke seberang sungai.

Madara : Aku Madara, tak membutuhkan kau menyebut nama lengkapmu juga, orang asing.. adalah salah 1 aturan ninja.

Hashirama : Seperti dugaanku, kau juga seorang ninja.

Hashirama : (bercerita ke Sasuke dan hokage cs) kami memiliki perbedaan personal, tapi pada saat itu aku merasa dekat dengannya. aku juga merasa mengerti alasan kenapa dia datang ke sungai.

Tiba2 scene pindah ke sbuah tempat dimana terdapat simbol klan senju dan beberapa peti dalam tanah serta beberapa orang. mungkin di sebuah upacaara pemakaman.

Hashirama kecil : Kawarama...

scene nampak menunjukkan Hashirama, Tobirama dan mungkin 1 lagi adiknya yg sedang menangis. lalu juga pria tua, anggap aja dia ayahnya. mereka semua menatap kearah peti mati.

ayah Hashirama : seorang ninja tak boleh merengek. mereka dilahirkan untuk bertarung hingga mati.

ayah : kalian harusnya bersyukur bagian tubuh mayatnya ditemukan. kali ini musuh kita bukan hanya klan Hagoromo, tapi juga Uchiha. mereka benar2 kejam.

Hashirama kecil : Kawarama hanyalah anak 7th, berapa lama lagi perang ini harus terjadi?

ayah : hingga semua musuh kita tak ada lagi, perjalanan untuk menuju dunia tanpa perang tidaklah mudah.

Hashirama kecil : (wajah serius) dan tuk mencapainya kau mengorbankan anak2.

Si ayah nampak serius melirik ke Hashirama kecil sepertinya ia marah lalu memukul pipi Hashirama hingga jatuh dan ditangkap Tobirama.

ayah : Aku tak akan membiarkanmu menghina kawarama, dia adalah ninja berharga yg tewas dalam pertarungan, bukan seorang anak kecil.

Hashirama nampak terduduk ditanah.
itama : apa kau baik2 aja kak?

Tobirama : kau tau kan apa akibatnya kalo kau melawan ayah?

Hashirama : (memegangi pipi kanannya dengan wajah kesal)

Hashirama : Itama, Tobirama, aku gak mp kalian mati sia2 juga.

kedua adiknya nampak memandangi Hashirama.
Hashirama : (berteriak) bagaimana bisa kau bilang senju adalah klan yg penuh cinta? apa itu ninja yg berharga? ini nampak seperti orang2 tua memimpin anak2 menuju kematiannya. kita melakukan hal yg sama pada klam Uchiha. (nampak sang ayah membelakangi Hashirama.)

ayah : itu adalah respek penghormatan untuk musuhmu. mereka bisa saja masih bocah, tapi selama mereka memegang senjata maka mereka adalah musuh. dan mengarahkan anak2 untuk jadi ninja yg berguna berarti kau mencintainya.

Hashirama kecil : Apakah kau harus mati baru bisa disebut ninja yg berguna? kau hanya akan membunuh dan dibunuh tanpa pernah tau apa yg menyebabkan semua ini. kau juga tak bisa memberitahu nama lengkapmu karna itu berbahaya. dunia ninja ini benar2 salah.

ayah : (menuju hashirama dgn tinju terkepal) orang sepertimu lah yg disebut anak2

namun tiba2 Tobirama berdiri dihadapan Hashirama dan membelanya, ayahnya pun berhenti.

Tobirama : Ayah, kakak hari ini sedang tertekan. maafkanlah dia.

ayah : (mengelus tinjunya) Tenanglah Hashirama.

Hashirama : (masih dengan wajah serius)

Scene pindah kesbuah hutan/pohon dimana Hashirama dan adiknua sedang duduk mengobrol.

Tobirama : orang2 dewasa bodooh, jika mereka ingin pertarungan dihentikan, harusnya mereka membuat perjanjian damai dengan musuhnya.

Itama : lalu gimana dengan sodaramu yg telah tewas? dan perasaan kecewa yg dirasakan teman2mu?

Tobirama : kau juga akan mati kalo berkata begitu. kau dan orang dewasa akan merasa benar2 marah tentang hal ini. mulai saat ini ninja akan merasakan tekanan. buatlah aturan, tempat tinggal mereka, hindari pertempuran.

Hashirama : ... (menunduk) aku berharap jika ini mungkin untuk benar2 membuat perjanjian dan aliansi.

Tobirama dan Itama : (menengok Hashirama) ... hm, perjanjian sebenarnya?

Scene lalu pindah ke sebuah medan perang dimana terdapat banyak lubang bekas serangan dan mayat yg bergelimpangan. lalu Hashirama bernarasi pada Sasuke dan hokage cs.

Hashirama narasi ; saat negara dalam keadaan perang, rata umur2 ninja dan warganegara adalah 30 tahun. betapa rendahnya.

nampak scen Itama terpojok dikepung beberapa ninja Uchiha. seorang diantara Uchiha nampak mengaktifkan Sharingan dan Itama ketakutan. lalu datanglah ayahnya beserta Hashirama dan Tobirama. namun semua telat, itama tewas.

Hashirama : Itama, adalah salah 1 anak yg tewas selain banyak anak lainnya.

scene pindah lagi, kali ini Hashirama nampak duduk murung di pinggir sungai dan tiba2 Madara datang menghampirinya.

Madara : hey, no udah lama dari waktu itu. ehm..(Madara kayaknya lupa nama Hashirama )

Hashirama : Hashirama...

Madara : apa, kau sepertinya sedang tertekan saat ini.. apakah terjadi sesuatu?

Hashirama : aku senang mengatakan padamu kalo aku baik2 aja.

Madara : kau boong, kau bisa menceritakannya padaku.

Hashirama : gak ada apa2 kok.

Madara : gpp kok, cerita aja.

Hashirama menengok Madara dengan wajah berlinanh air mata, Madara pun jadi kesal.

Hashirama : gak ada apa2 kok.

Madara : udah ku bilang cerita aja!!

Hashirama : adikku yg paling kecil mati. itulah alasanku datang kesini. dengan melihat air mengalir di sungai aku merasa

perasaan gak jelasku ini terbawa aliran airnya. namamu Madara kan? aku rasa kau kesini karna merasakan hal yg sama denganku.

Madara : ...

Hashirama : apa kamu punya sodara kandung?

Madara : aku punya adik. (nunduk ambil batu) aku memilikinya (melempar2 batu ditangan)

Hashirama : ( melirik Madara ) ...

Madara : sebagai ninja, kita bisa mati kapan saaja. satu2nya cara agar gak mati adalah dengan mengungkapkan apa yg sebenarnya kau pikirkan tentang musuhmu tanpa menyembunyikan apapun. dan berlaliansi dengan mereka. tapi itu gak mungkin (ancang2 lempat batu) krna sekarang gak memungkinkan untuk melihat, apa yg orang benar2 pikirkan dalam hatinya. (melempar batunya) kau juga gak akan tau jika mereka melihat diri mereka seluruhnya.

Hashirama : benarkah begitu?

Hashirama : gak mungkim untuk menunjukkan ke orang lain apa yg sebenarnya kita pikirkan.

Madara : aku gak tau, tapi aku selalu datang kesin dengan harapan hal itu akan jadi nyata.

lemparan Madara kali ini sampe diseberang. Madara masih berdiri disisi Hashirama yg tetap duduk.

Madara : kali ini akhirnya terlihat sepertinya ada satu. akhirnya bukan cuma kamu yg bisa melempar sampe seberang sana, tapi aku juga bisa.

Harapannya telah sampai di sisi seberang.

Plot lain yang cukup memberi arti adalah pada saat Harasima menangis di tepi sungai. Pada saat itu mandara datang dan menanyakan kenapa murung. Harasima hanya mengatakan tidak ada apa apa sambil melihat mandara dan menangis.

Demikianlah Alur Cerita Naruto 622.
Advertisement:
Judul : Alur Cerita Naruto 622 Deskripsi : Admin : Terbit Rating : 5 stars

  • Lifestyle