2013-03-19
Oleh - Kang Salman

Alur Cerita Naruto 624

Alur Cerita Naruto 624
Advertisement:
Alur Cerita Naruto 624Alur Cerita Naruto 624 - KUCOBA.com - "Sepertinya kedua belah pihak memiliki rencana yang sama. Kini situasinya pun sama. Senju Butsuma dan Uchiha Dajima memiliki kekuatan yang seimbang! Shinobi dilatih untuk tenang selama pertarungan. Jika kau ragu meskipun sesaat, kau akan membuat celah yang akan membahayakan hidupmu!"

Cerita itu dibarengi dengan kejadian flashback mereka waktu kecil.

Madara dan Hashirama kecil yang menjauh dari tempat itu berteriak dengan maksud menghentikan serangan dadakan dari kedua klan : Hentikan!

Hashirama Edo bercerita kembali : "Tapi kedua orang itu tahu! Jika anak mereka mati didepan mereka, hati mereka akan hancur, walaupun hanya sedikit! Dengan kata lain. Pertarungannya akan dimulai oleh siapa yang menyerang duluan."

Mereka terus bersaing, hingga pada akhirnya kedua dari mereka memiliki kesempatan yang sama untuk menyerang kelemahan masing-masing.

WETTHH!!

Saat shuriken dan sebilah pedang kecil dilemparkan dan mengarah tepat kepada Izuna dan Tobirama, mereka berdua yang semula menjauh, menggunakan batu kecil tadi untuk menghentikan serangan tersebut dengan melemparnya untuk melindungi adiknya masing-masing!

CTANKKK!!!

Madara : "Aku tidak peduli siapa kau, namun aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti adikku! Sepertinya kita tidak akan bisa mewujudkan impian !!!*Kata ini disensor oleh Admin*!!! kita!"

Hashirama : "Madara, kau?"

Madara : "Memang tidak berlangsung lama, tapi aku senang, Hashirama"

Dajima (Ayah Madara) : "Kini 3 lawan 3, kau bisa melakukannya, Madara"

Madara : "Tidak, Hashirama lebih kuat dariku. Jika kita melawan mereka, kita akan kalah"

heran

Izuna : "Ada seseorang yang lebih kuat daripada kakak?"

Dajima : "Aku mengerti, aku tidak tahu kalau dia sekuat itu"

Madara memutuskan untuk mundur, melihat keadaan ini.

Madara : "Kami pergi. Sampai jumpa"

Hashirama : "Madara, Kau! Kau tidak benar-benar menyerah, kan? Kau tidak akan berubah"

Madara : "Setelah mengetahui kau adalah Senju, semuanya pasti akan berbeda. Adikku dibunuh oleh klan Senju. Karena itulah kita tidak perlu mengadakan perhelakan sengit disini, karena kita akan bertemu di medan perang, "SENJU" Hashirama!"

Untuk kali pertama itulah, Madara memanggil Hashirama dengan nama depan Marga/Klannya!

Madara juga tak ketinggalan menyebut klan kebanggaannya dengan mengikutsertakan namanya juga.

Madara : "Aku, "Uchiha" Madara!"

Saat itu juga, kali pertama Madara membangkitkan doujutsunya, Sharingan!

Izuna tersenyum : "Ayah! Lihat mata kakak!"

Dajima tersenyum kecil melihat ekspresi Madara.

Dajima : "Fufufu, kita tidak mendapat informasi tentang senju, tapi kita telah mendapatkan sesuatu yang lebih baik disini"

Butsuma (Ayah Hashirama) berbicara lirih : "Apakah sharingannya telah dibangkitkan?"

Hashirama Edo melanjutkan kisah tentang masa hidupnya kepada Sasuke dan yang lain : "Pada waktu itu, aku telah mengetahui maksud dari sharingan yang telah dibangkitkan. Dia telah memutuskan menghapus diriku yang telah menjadi temannya. Setelah hari itu, kami terus bertarung. Hari demi hari. Hingga sebelum kami sadari, ternyata kami telah menjadi pemimpin dari masing-masing klan."

Saat itu mereka berdua telah tumbuh dewasa dan dipenuhi dengan pengalaman bertarung yang juga bertambah. Terbukti saat mereka berdua tumbuh dan berhasil menjadi pemimpin klannya masing-masing.

Hashirama Edo melanjutkan kisahnya : "Kami berada ditempat yang jauh dengan impian kami selama ini."

Setelah bertumbuh dewasa, Hashirama dan Madara menjadi pemimpin klan mereka hingga pada akhirnya tiba waktunya pertarungan yang mempertemukan antara Tobirama dan Izuna.

Tobirama mejulurkan pedangnya sekuat tenaga dan berniat untuk menyerang Izuna.

Tobirama : HIRAISHIGIRI!

JRUASSHHHH!!!

Perselisihan itu pun membawa luka disalah satu pihak, hingga pada akhirnya seseorang yang mereka anggap penting dari klan mereka ada yang terluka parah.

Madara berlari sambil mengkhawatirkan keadaan adiknya saat itu : "Izuna!!"

Hashirama : "Madara, kau tidak bisa menang melawanku. Marilah kita akhiri semua ini! Jika shinobi terhebat, Uchiha dan Senju bergabung, negara akan berhenti mencari klan lain untuk melawan kita dan suatu hari pertempurannya pasti akan berhenti. Kemarilah"

Hashirama memutuskan untuk mengulurkan tangannya pada Madara yang berdiri dihadapannya, sebagai tanda untuk menyudahi perseteruan yang berlarut-larut, akan tetapi...

Izuna : "Jangan kak, jangan biarkan dia membodohimu!"

Madara : !!

BOOOMMM!!!

Tapi akhirnya, Madara memutuskan untuk mundur dengan bom asap waktu itu!

Hashirama edo kembali bercerita : "Semua dapat melihat kalau uchiha yang kalah dalam pertarungan itu. Setelah itu, kami bahkan mengetahui siapa yang akhirnya bergabung dengan senju dan saat itu pula madara mulai berubah. Akhirnya, dia pun dapat membangkitkan EMS."

Ternyata luka parah yang disebabkan pertempuran mereka sebelumnya, menunjukkan jalan kematian bagi Izuna. Hingga pada akhirnya, Madara memutuskan kembali dengan mata barunya untuk bertarung habis-habisan guna membalaskan kematian adiknya.

Madara : "Adikku tewas karena luka itu, dia meninggalkan kekuatannya padaku untuk melindungi Uchiha!"

Hashirama : "Aku harus memberimu gencatan senjata, jika kau ingin melindungi uchiha, mari hentikan pertempuran ini"

Madara dengan mengaktifkan kekuatan Susanoo menggunakan kekuatan matanya.

Madara : "Hashirama! Kapan kau berhenti bicara tentang impian bodohmu, kita takkan pernah mencapai kata sepakat!"

Kini amarah Madara benar-benar diujung tanduk hingga dia membangkitkan kekuatan yang benar-benar menakutkan, tapi pertempuran itu hanya memberikan jalan buntu baginya. Hashirama dan Tobirama masih berhasil menggunggulinya.

Hashirama edo melanjutkan ceritanya : "Setelah seharian penuh bertarung, Madara terbaring ditanah untuk pertama kalinya.'

Tobirama berdiri tegap dan bersiap menghunuskan pedang ke tubuh Madara yang terkapar

Tobirama : "Madara... inilah akhir hidupmu"

Hashirama dengan tegas menahan niat Tobirama tersebut.

Hashirama : "Tunggu, Tobirama"

Tobirama menoleh dengan dipenuhi kearogansiannya, seakan tidak percaya dengan apa yang dikatakan kakaknya barusan.

Tobirama : "Tapi kenapa? Ini kesempatan kita, kan?"

Hashirama menjawabnya dengan tatapan menakutkannya.

Hashirama : "Aku takkan membiarkanmu menyentuhnya"

Seketika respon dari kakaknya itu telah membuat Tobirama tak bisa berkata apapun dan memilih untuk mendengar kakaknya.

Madara dengan keadaan yang mulai melemah, kembali berbicara.

Madara : "Kau juga boleh, cepat selesaikan Hashirama. Jika kau yang melakukannya, aku akan lebih puas"

Hashirama : Sudah hentikan, tak ada gunanya merasa hebat. Jika kami membunuhmu, para petinggi dan para uchiha muda yang mengasihimu akan mengamuk

Madara : "Tak ada satupun di uchiha yang masih merasakan seperti itu"

Hashirama : "Tidak, aku yakin ada. Bisakah kita selesaikan seperti biasanya, hanya kita berdua"

Madara : "Kau tahu kita takkan bisa, aku tak lagi sama sepertimu. Aku tak punya saudara yang tersisa, dan aku tak bisa mempercayaimu"

Hashirama : "Bagaimana agar kau bisa mempercayai kami?"

Madara : "Jika kau tetap bersikeras meluruskan hal ini, kalau begitu bunuhlah adikmu atau bunuh dirimu sendiri. Dengan begitu kita akan seimbang dan aku akan percaya dengan klanmu!"

Demikianlah Alur Cerita Naruto 624, Tunggu Cerita chapter Selanjutnya di KUCOBA.com
Advertisement:
Judul : Alur Cerita Naruto 624 Deskripsi : Admin : Terbit Rating : 5 stars

  • Lifestyle