2013-03-26
Oleh - Agus Suhermawan

Faktor Pemicu Turunnya Gairah Bercinta

Faktor Pemicu Turunnya Gairah Bercinta
Advertisement:
Faktor Pemicu Turunnya Gairah BercintaKucoba.com - Bercinta yang baik bisa menimbulkan kepuasan bagi setiap pasangan, Anda perlu waspadai Bila pasangan kita berubah saat di tengah sedang melakukan hubungan intim itu tandanya bahwa mereka gairahnya sedang turun. Taukah anda faktor apa saja yang membuat turun gairah?

Berikut faktor pemicunya :

Diam
Mayoritas orang lebih memilih pasangan yang banyak mengeluarkan suara seperti desahan atau mengatakan kata-kata nakal saat bercinta. Hal tersebut dapat melecut gairah pasangan ke level yang lebih tinggi. Jika Anda diam saat bercinta, pasangan Anda justru akan berpikir Anda tidak menikmati kegiatan bercinta dan akan menurunkan gairahnya.


Tidak berciuman
Percaya atau tidak, banyak pria dan wanita yang tidak mencium pasangannya saat bercinta. Mengapa? Mungkin karena posisi bercinta tidak memungkinkan untuk hal tersebut atau mereka terlalu fokus dalam mencapai klimaks dan berpikir bahwa berciuman akan merusak ritme bercinta.
Namun, bagaimana pun juga, berciuman adalah hal yang sangat direkomendasikan saat bercinta. Sebab, berciuman bisa menambah rasa intim dan bahkan gairah seksual Anda dan pasangan.

Menggigit sebelum pasangan siap
Banyak orang yang menikmati memiliki pasangan agresif atau liar yang gemar mengigit telinga, bahu, leher atau bagian tubuh lainnya. Namun, mengigit pasangan sebelum mereka siap dapat menyebabkan rasa nyeri atau tidak nyaman.
Untuk itu, pastikan pasangan Anda menyukai keagresifan sehingga tindakan yang Anda lakukan tidak akan menakuti mereka dan justru menambah gairah.

Membebankan berat badan Anda pada pasangan
Saat bercinta, Anda harus berhati-hati ketika posisi berada di atas pasangan. Tujuannya tentu saja agar Anda tidak membebankan seluruh berat badan pada pasangan. Hal tersebut dapat membuat pasangan Anda kesulitan bernapas dan merusak ritme bercinta.

Orgasme terlalu cepat atau terlalu lama
Pria seringkali tidak mampu mengontrol otot-otot mereka sehingga mengalami ejakulasi yang tidak tepat waktu. Ejakulasi terlalu dini dapat membuat pasangan kecewa karena mereka belum dapat mencapai klimaks atau kepuasan bercinta. Sedangkan ejakulasi terlalu lama dapat membuat pasangan merasa kelelahan dan bosan.
Untuk menghindari hal ini, lakukan foreplay lebih lama dan pastikan Anda serta pasangan telah sama-sama bergairah sehingga saat bercinta keduanya sama-sama terpuaskan.

Tidak memberi tahu pasangan saat mencapai klimaks
Ketika akan mencapai klimaks, Anda perlu memberitahu pasangan Anda agar tidak mengubah gerakan atau posisi bercinta secara tiba-tiba yang justru dapat mencegah Anda mengalami orgasme.

Menganggap bercinta seperti film porno
Walaupun beberapa pasangan menikmati kegiatan seksual yang liar, Anda tetap harus mengkomunikasikan hal-hal tersebut sebelum melakukannya pada pasangan sehingga Anda berdua sama-sama dapat menikmati perilaku dan tindakan seksual yang liar.

Monoton
Saat bercinta, gerakan monoton dapat membuat pasangan Anda bosan dan kehilangan gairah. Anda perlu sedikit kreatif dengan mengkombinasikan gerakan bercinta seperti sedikit perlahan, lalu bergerak cepat dan berubah kembali perlahan. Hal tersebut akan membuat pasangan Anda lebih bergairah.

Nah sekian artikel Faktor Pemicu Turunnya Gairah Bercinta, Semoga bermanfaat.

Berlangganan KUCOBA Email Update
Advertisement:
Judul : Faktor Pemicu Turunnya Gairah Bercinta Deskripsi : Admin : Terbit Rating : 5 stars

  • Lifestyle