2013-04-03
Oleh - Kang Salman

Alur Cerita Naruto 626

Alur Cerita Naruto 626
Advertisement:
alur cerita naruto 626Alur Cerita Naruto 626 - Kucoba.com - Cerita dimulai dengan Madara yg berbalik badan dan hendak meninggalkan Hashirama, apakah sebenarnya rencana Madara?
Hashirama : Apa yg kau maksud dengan “ Mimpi Sebenarnya?”. Bukankah semua yg ingin kita buat adalah desa ini?

Madara : Kau tak bias melihatnya. Sesuatu yg lebih dari ini, Sesuatu yg melebihi dari impian ini (Madara menoleh memperlihatkan EMSnya)

Hashirama : ?!... Kalau begitu katakana padaku apa itu masa depan dalam benakmu? Jika ini berhubungan dengan desa, aku butuh bantuanmu untuk melakukannya. Dengan peranmu sebagai senior, tapi juga sebagai teman.

Madara : (membalik badan kea rah Hashirama lagi) Tsk.. ini tidak saling berhubungan. Dan kau tak akan pernah mengerti. Tak akan berguna mencoba menahanku. Kau juga harus tau, tak ada seorangpun yg bisa berdiri deibelakangku.

Hashirama Nampak duduk di atas kepala patung pahatan wajahnya.

Hashirama Narasi : Setelah mengatakan itu, Madara meninggalkan desa. Madara meninggalkan tempat yg kami capai bersama, desa yg kami inginkan. (dalam flashback Nampak hashiramma duduk di patungnya melihat kea rah desanya yg di penuhi bangunan rumah dsb). Bagaimanapun, dunia memuji dan mengikuti system desa kita yg di buat oleh aliansi ninja yg sebeleumnya bertentangan yaitu kekuatan Senju dan Uchiha. Mimpiku dan Madara telah terwujud. Anak2 para ninja tak lagi bertarung, mereka belajar dan bermain. Mereka bisa hidup lebih lama untuk merasakan enaknya alcohol. Tapi bagaiamanpun, Madara mencoba mencoba menghancurkan impianya yg dulu, terus berusaha menyerang desa.

Scene Nampak kembali ke pertarungan akhir Madara vs Hashirama. Senpou Mokuton Shinsuusenju Nampak mengeluarkan banyak pukulan sekaligus dari ratusan tangannya

Madara : Choujoh Kebutsu.

Madara Nampak mengeluarkan sebuah jutsu yg memotong dan menghancurkan ratusan serangan tinju dari Hashirama, serangan itu seperti bijudama yg digabung pedang susano’o namun jumlah tembakannya sangat banyak. Namun Shinsuusenju berhasil menangkap kyuubi dan memisahkan susano’onya.

Madara : Susano’o telah hilang

Kyuubi : Groooaarr… (tubuh kyuubi tampak tercengkram)

Hashirama : Aku datang Kakuan Nitten Shishu

Sebuah tangan dari naga kayu Nampak mencoba menepuk kearah Madara di atas kepala kyuubi. Madara melompat menghindar dari atas kepala Kyuubi dan tangan tsb menahan kepala kyuubi kemudia kyuubi Nampak kehilangan sharingan di matanya, Hashirama membebaskan Kyuubi dari genjutsu Madara. Namun Madara kemudian melompat kearah Hashirama sambil mengaktifkan EMSnya. Hari Nampak telah malam dengan bulan berada di ats mereka dan butiran air hujan Nampak turun. Madara dan Hashirama Nampak kelelahan dan sedang berhenti menyerang. Madara dan Hashirama Nampak berada di bawah lembah yg tengahnya terbelah, tempat yg dinamakan Valley Of The End dimasa depan.

Madara : Kali ini kau tak akan bisa mencapai sisi seberangnya.

Mereka berdua kembali saling maju menyerang dan sama2 menebaskan pedang mereka ke lawannya dan Hashirama Nampak roboh sesudahnya.

Madara : Aku satu2nya yg berdiri, dari lawanku sebelumnya.

Hashirama : (mulai bangkit dengan berjingkok) Gh.. Aku ingin melindungi impian kita yg sekarang akhirnya bisa kita capai. Aku tak ingin untuk..

Madara : Kau terlihat depresi Hashirama. Ini terlihat sepertinya kali ini kau tak bisa berdiri di belakangku.

Hashirama dalam pertempurann tsb Nampak FB masa kecil mereka duduk diatas batu.
Hashirama : bisakah orang saling menunjukkan tekadnya?

Madara : Pertama-tama kau harus bertahan dengan idealismemu ini, dank au harus bertambah kuat.
pindah scene duduk di atas bukit
Hashirama : Mari kita buat desa disini

pindah scene saat desa awal terbentuk.
Madara : Pada akhirnya ini tidaklah mustahil, jika saja aku mau.. impian kita akan menjadi kenyataan..

FB end, Nampak Hashirama menutup matanya. Dan tiba2 *JLEB* Hashirama sudah berada di belakang Madara dan menusuk dari punggung Madara hingga tembus kedadanya. Madara terkejut dan melirik Hashirama.

Madara : Bunshin kayu.. Bagaiman kau bisa ada di belakangku?

Hashirama : tak peduli apapun yg terjadi, aku akan melindungi kita.. *Bukan, Desaku*. aku percaya dengan melindungi desa adalah cara terbaik untuk melindungi masyarakat, ninja dan anak2. (wajah Hashirama Nampak serius) Siapapun yg mencoba menghancurkannya, tak peduli mereka adl sodaraku, temanku atau anakku sendiri.. Aku tak akan memaafkan mereka.

Madara : (Nampak terkejut mendengar kata2 Hashirama) Kau telah berubah Hashirama. (mulai roboh)

Hashirama Narasi : Saat itu aku memutuskan tuk menjaga kondisi sekarang ini, aku harus bertahan

Madara : Kau salah menilai penyebab kehancuran.. Suatu hari akan datang kegelapan dan menyelimuti desa.

Madara akhirnya roboh tertusuk dibawah lembah dan Hashirama Nampak terlihat sedih melihatnya

Hashirama Narasi : dengan itu pertarungan antara aku dan Madara selesai.
FB end kembali ke masa kini.

Hashirama : Aku tak tau bagaimana Madara bisa kembali hidup. Tapi aku pastikan saat itu aku telah membunuh temanku.. demi mempertahankan desaku.. Desa yg aku dan Madara inginkan.. adalah sesuatu yg bisa menghubungkan klan. Dan dasar yg penting untuk membalikan kerusuhan kepada sumbernya dan untuk memeliharanya. Sesuatu untuk menjaga anak2 dan menghindari perselihan. Dan tempat yg diatur oleh kedamaian.

Para kage maupun Sasuke Nampak memperhatikan n menyerap kata2 dari Hashirama tsb.

Hashirama : tetapi pada akhirnya menciptakan kegelapan yg dipikul oleh kakakmu, Itachi. Mungkin apa yg Madara katakana ada benarnya. Mungkin saja dia punya kemampuan tuk memprediksi apa yg akan terjadi. Aku adalah ninja yg menciptakan keadaan ini, dan aku juga satu2nya yg memikirkan ini adalah akibat dari jalan yg ku ambil saat itu. Aku rasa begitu. Ninja adalah orang2 yg memikul beban tuk mencapai tujuan mereka. Tapi untuk bertahan pada apa yg mereka pilih sebagai tujuan mereka, mereka akan berubah.. Seperti Madara dan aku.

Demikianlah alur cerita naruto 626.
Advertisement:
Judul : Alur Cerita Naruto 626 Deskripsi : Admin : Terbit Rating : 5 stars

  • Lifestyle