2013-04-12
Oleh - Agus Suhermawan

Mati

Mati
Advertisement:
MatiKucoba.com - MATI adalah terputusnya hubungan “RUH” dan “JASAD” lahir bathin, perpisahan antara keduanya, pergantian dari satu keadaan kepada keadaan yang lain. Dan sekaligus mati itu pula AWAL memasuki kehidupan panjang yaitu kehidupan hakiki di alam akhirat, dimana Alam akhirat itu tiada batas akhirnya. kematian yang menimpa diri manusia itu merupakan “KIAMAT KECIL” sebelum datangNya “KIAMAT BESAR”(Hancurny a Alam semesta).

Al-Qur'aan telah memberitakan kepada kita bahwa segala makhluk yang hidup pasti akan “MATI”, karena itu yang namaNya makhluk tidak ada yang bersifat KEKAL.

Allaah swt Berfirman:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati
dan sesungguhNya pada hari kiamat sajalahdisempur nakan
pahalaMu.

(Qs.Ali 'Imran;185).

Seorang Ulama' berkata; Ketahuilah bahwa kematian itu adalah misteri yang tidak boleh ditakuti, dijauhi bahkan melarikan diri, dan bersembunyi, karena sekalipun kita bersembunyi disuatu benteng yang kokoh kematian akan tetap menjemput kita.

Dalam hal ini Allaah swt berfirman;
Dimana saja kamu berada kematian akan
mendapatkan kamu, kendatipun kamu
didalam benteng yang tinggi lagi kokoh.

(Qs.An-Nisaa';7 8).

Katakanlah; Sesungguhnya kematian yang
kamu lari dari padaNya, maka sesungguhnya kematian itu akan
menemui kamu kemudian kamu akan dikembalikan kepada(Allaah)
yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu dia beritakan
kepadaMu apa yang telah kamu kerjakan.
(Qs.Al-Jumu'ah; 8).

Dan ketauhilah pula jika kematian sudah tiba waktuNya, maka tidak
dapat ditunda-tunda lagi.

Allaah swt berfirman;
Maka apabila telah tiba waktu(yang telah
ditentukan) bagi mereka tidaklah mereka
dapat mengundurkanNya barang sesaat pun, dan tidak pula
mendahulukannya .
(Qs.An-Nahl;61)

Mengingat begitu pastinya kematian pada diri manusia, maka jalan
satu-satunya adalah harus mempersiapkan diri dengan membawa
bekal taqwa dan amal shaleh lainya agar mendapat pahala yang
terbaik.

Rasuulullaah saw bersabda: Sebaik-baik
manusia itu adalah orang yang banyak
mengingat Mati dan cukup persiapannya
untuk menghadapinya, orang yang demikian itulah disebut orang
yang BAIK dan mereka itu akan pergi ke alam baqa' dengan
membawa kemuliaan dunia dan akhirat.
(al-hadits).

Mengingat mati dimanapun kita berada akan dapat menghapus
DOSA. Ini sesuai dengan hadits rasuulullaah saw:
Perbanyaklah mengingat mati karena sesungguhnya yang demikian
itu dapat menghapus dosa dan membuat kita bisa berlaku zuhud
(tidak cinta) terhadap dunia.
(HR.Ibn Abid-Dunyaa).

Allaahumma innaa nas-aluka salaamatan
fiddiini wa'aafiyatan filjasadi wa ziyaadatan fil 'ilmi wa barakatan
firrizqi wa taubatan qablal mauti wa rahmatan 'indal mauti wa
maghfiratan ba'dal mauti. Allaahumma
hawwin 'alainaa fii sakaraatil mauti
wannajaata minan naari wal'afwa 'indal
hisaabi, rabbana laa tuzigh quluubanaa ba'da idz hadaitanaa wa hab
lanaa min ladunka rahmatan innaka antal wahhaab, rabbanaa aatina
fiddunyaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan wa qinaa 'adzaaban
naari.

Aamiin yaa rabbal aalamiin

Berlangganan KUCOBA Email Update

Advertisement: