Jenglot

Rabu, 22 Mei 2013

Kucoba.com - Fenomena aneh yang berbau mistis memang santer terdengar di Indonesia. Salah satunya adalah makhluk misterius yang terkenal dengan sebutan Jenglot. Jenglot sendiri mulai merebak di tahun 1997-an dimana pada tahun tersebut mulai ditemukan sosok makhluk aneh yang berbentuk manusia kecil dengan tinggi tubuh tidak melebihi 12 cm dengan rambut panjang, kaku dan kuku-kukunya yang juga panjang. Bentuk dan jenis jenglot pun berbeda-beda. Tidak semua jenglot yang ditemukan berbentuk sama.

Menurut cerita yang banyak berkembang di masyarakat, jenglot adalah wujud dari jasad seorang manusia yang mempunyai ilmu sakti dimasa lalu yang sudah lama meninggal namun jasadnya ditolak oleh bumi. Hingga akhirnya jasadnyapun menjadi utuh dan mengecil hingga jadilah jenglot. Biasanya jenglot ini muncul tiba-tiba di daerah yang mugkin di keramatkan orang atau pada orang yang melakukan ritual berbau mistis tingkat tinggi. Lagi-lagi, menurut kebanyakan para normali, jenglot harus diberi makan satu tetes darah pada tiap periode waktu tertentu, bisa dalam seminggu atau beberapa hari sekali. Kepercayaan masyarakat bahkan menyebutkan, jika jenglot tidak diberi makan, maka kesialan akan menimpa masyarakat sekitar.

Namun, setelah diteliti secara ilmiah oleh ahli forensic dari FKUI dan RSCM, membuktikan bahwa ada kemungkinan jenglot adalah makhluk. Namun bukan manusia. Sebab, Sosok menyeramkan ini ternyata masih hidup. Dibuktikan dengan bola matanya yang dapat berubah posisi dan juga rambut dan kukunya yang bisa bertambah panjang. Hasil pemeriksaan membuktikan bahwa jenglot tidak memiliki struktur tulang dan hanya ada sebuah struktur penyangga dari badan hingga kepala. Terdapat pula jaringan kuku dan gigi. Dan juga pemeriksaan itu menarik kesimpulan bahwa jenglot memiliki sangkut paut dengan peninggalan sejarah yang berumur sekitar 3.112 tahun.

Namun, di luar dari hasil pemeriksaan itu, banyak masyarakat yang percaya bahwasannya jenglot memiliki kekuatan supranatural yang besar. Makhluk ini berkaitan erat dengan aktifitas mistis yang berada di masyarakat Indonesia. Makhluk ini juga akhirnya dikeramatkan oleh para penemunya yang kemudian mengklaim kepemilikan jenglot ini. Bahkan beberapa waktu, media-media di Indonesia baik cetak maupun di layar kaca, santer memberitakan perihal penemuan jenglot ini.

Penemuan-penemuan jenglot ini juga dengan berbagai versi dan jenis serta tempat penemuannya. Selalu saja bisa menarik animo masyarakat. Tempat dimana jenglot ditemukan itu langsung dikeramatkan. Dikunjungi banyak orang dan bahkan banyak yang meminta peruntungannya di tempat tersebut. Bahkan warga di sekitar tempat penemuan jenglot ini mencari pendapatan dengan kehadiran banyak orang yang ingin melihat jenglot dari dekat. Mereka berjualan makanan, minuman, dan barang-barang yang mungkin dibutuhkan pengunjung. Selain itu juga setiap warga yang ingin melihat jenglot, bahkan dikenakan tarif untuk memenuhi kebutuhan si jenglot. Jenglot tersebut juga kemudian di tempatkan dalam kaca, diagungkan dan juga diberi makan. Darah tentunya. Ada juga yang memberikan sesajen khusus kepada jenglot miliknya. Intinya, keberadaan Jenglot di Indonesia akan semakin dikeramatkan.

Namun hingga kini, jenglot masih menjadi misteri. Hanya Tuhan saja yang tau pasti, seperti apa seluk beluk jenglot. Sebab yang pasti, Tuhanlah yang menciptakannya. Trelepas dari apakah ia manusia, sesembahan, atau bahkan hasil dari ritual mistis supranatural oleh orang-orang sakti. Intinya, selama jenglot tidak menimbulkan kerusakan di muka bumi, tidak perlulah kita membesar-besarkan perihal jenglot ini. Cukuplah mengetahui keberadaannya. Bagi yang mempercayai apapun yang mendasari keberadaan jenglot, silahkan mempercayai kepercayaannya. Saling menghargai pendapat tentu akan lebih baik untuk menyikapi kemunculan jenglot-jenglot ini.
Artikel Terbaru