2013-05-27
Oleh - Kang Salman

Ketika Sahabat Mencuri Cinta

Ketika Sahabat Mencuri Cinta
Advertisement:
Ketika Sahabat Mencuri Cinta
Ketika Sahabat Mencuri Cinta - Cinta memang sulit ditebak. Bisa mendera siapa saja tanpa perbedaan kasta, jabatan, latar belakang, usia dan jenis kelamin. Tidak ada batasan pasti mengenai siapa saja yang boleh dan tidak boleh merasakan cinta. CInta adalah rasa yang tak berbatas, tak bersekat, dan luas. Siapapun bisa merasakannya, kapanpun, dimanapun. Tidak perduli berapa lama, oleh siapa, dengan siapa, bagaimana caranya dan seperti apa prosesnya. CInta adalah keniscayaan. Ia bisa tumbuh dengan cara apapun. Tidak bisa ditebak bahkan tidak bisa direkayasa. Sekalipun berusaha untuk tidak merasakannya, jika memang sudah cinta, ya cinta saja. Tidak akan bisa berpaling apalagi dihapuskan. Sebaliknya jika cinta menghilang, ya menghilang saja. Tidak akan bisa dikembalikan lagi. Sekalipun dengan berbagai cara dan usaha.

Kita tentu tidak bisa hidup sendiri. Perlu orang lain untuk berada di sekitar kita. Kita perlu teman, perlu sahabat dan tentunya kita juga perlu cinta. Wajar pastinya, sebab manusia memang tercipta sebagai makhluk social. Yakni makhluk yang membutuhkan manusia lain untuk bisa bertahan hidup dengan rasa aman dan tentram. Namun pada kenyataannya, hal-hal yang mendampingi kita sehari-harinya tidak bisa berjalan beriringan. Pasti aka nada bentrok dari salah satu atau bahkan beberapa hal yang kita jalani.

Yang sering terjadi adalah bentrok antara cinta dan persahabatan. Mengapa? Ya tentu saja karena dua hal ini jika dikaji lebih dalam, sama-sama memiliki kedekatan intra personal yang terkait dengan kebutuhan seseorang. Sekalipun memiliki cinta, seseorang tetaplah membutuhkan sahabat untuk tetap berada di sekelilingnya. Dan juga ketika seseorang memiliki sahabat, ia tetap akan membutuhkan cinta untuk melengkapi hari-harinya. Namun sering kali memang hal ini yang menimbulkan banyak permasalahan baru.

Sebab sering bertemu juga berpotensi untuk menimbulkan cinta. Jika Anda sering mempertemukan orang yang Anda cintai dengan sahabat-sahabat Anda, Anda perlu waspada untuk menjaga pergaulan diantara mereka. Ala cinta karena biasa. Bisa saja cinta juga muncul antara orang yang Anda cintai dengan sahabat Anda sendiri. Tentu Anda juga tidak akan bisa menyalahkan mereka. Sebab tidak adil kiranya Anda menyalahkan sebuah keniscayaan. Sebab merekapun mungkin tidak pernah merekayasa untuk saling mencinta. Sama seperti Anda yang tidak pernah merekayasa cinta terhadap pasangan Anda.

Itulah sebabnya banyak kasus yang terjadi bahwa cintanya berpaling kepada sahabatnya sendiri. Sakit memang. Terlebih jika nyata-nyata terjadi sahabat Anda lebih menarik hati orang yang Anda cintai. Kemudian Anda menjadi terpuruk dan merasa dibuang karenanya. Salah siapa? Tentunya tidak ada yang bisa menjawabnya. Sakit hati sudah pasti Anda yang rasa. Bahagia sudah pasti kini berpindah ke tangan mereka yang dimabuk cinta. Persahabatan Anda bahkan terancam punah dengan sebabnya. Akhirnya Anda harus memilih antara cinta atau sahabat.

Menjaga cinta memang menjadi sangat perlu agar cinta Anda tidak dicuri oleh sahabat Anda sendiri. Namun jika Anda sudah melakukan banyak cara untuk menjaga cinta Anda dan nyatanya tetap terjadi juga, ya memang sudah jalan Anda untuk tidak mengabadi bersama dengan orang yang Anda cintai. Berfikir positif saja. Memang mungkin bukan dia yang menjadi jodoh Anda. Mungkin memang sahabat Anda yang ditakdirkan untuknya. Bahkan Anda akan terlihat bijak jika Anda tetap menjaga persahabatan Anda dengan mereka. Anda akan terlihat kuat dan bahkan akan menjadi kuat karenanya. Sebab dengan berakhirnya cinta, bukan berarti melulunya akan menghadirkan pertikaian dan perpecahan. Terlebih jika ternyata sahabat Anda dengan sengaja menarik hati orang yang Anda cintai agar jatuh cinta dengannya, mencuri hatinya dari Anda. Sakit memang. Tapi Anda tetap harus terlihat kuat. Jangan sampai harga diri Anda diinjak-injak oleh mereka. Tetaplah menjadi pribadi yang kuat melihat kebahagiaan mereka. Sebab Anda pasti akan mendapati kebahagiaan sendiri. Dan bersyukurlah bahwa Tuhan mengirimkan jalan-Nya agar Anda mengetahui bagaimana sebenarnya orang yang Anda cintai dan bagaimana sahabat Anda. Berfikir besarlah. Maka Anda akan menjadi pribadi yang lebih baik.
Advertisement:
Judul : Ketika Sahabat Mencuri Cinta Deskripsi : Admin : Terbit Rating : 5 stars

  • Lifestyle