2013-05-18
Oleh - Kang Salman

Keutamaan Puasa Rajab

Keutamaan Puasa Rajab
Advertisement:
Keutamaan Puasa Rajab  -  Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang mulia dimana Allah telah mengharamkan atas manusia berperang pada bulan Rajab, kecuali jika berada dalam keadaan yang terdesak dan untuk membela kehormatan diri. Sebagaimana yang Allah firmankan dalam surat Al Maidah ayat 2 yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syi’ar Allah , dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram …” Bulan-bulan haram yang dimaksudkan di ayat tersebut adalah bulan Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Rajab dan Muharram.

rajab

Banyak orang yang yakin bahwa memperbanyak ibadah wajib dan sunnah pada bulan Rajab merupakan sebuah keharusan. Sebab mereka meyakini bahwa bulan Rajab adalah bulan dimana catatan amal manusia ditutup dan disampaikan kepada Allah. Namun sebenarnya hal ini tidak didukung oleh sumber perintah yang shahih. Para ulama hadits sependapat telah melakukan penelitian perihal ini. Dan menemukan bahwa tidak ada satupun riwayat shahih yang menyebutkan keutamaan pengkhususan ibadah di bulan Rajab. Memang benar bahwa bulan Rajab adalah bulan yang mulia. Tetapi tidak dikhususkan padanya amalan apapun.

Puasa di bulan Rajab sendiri tidaklah dilarang, namun dianjurkannya puasa pada bulan Rajab sama dengan puasa-puasa sunnah di bulan-bulan yang lainnya. Seperti puasa senin kamis dan puasa daud. Memotong binatang untuk disedekahkanpun sah-sah saja. Yang sebaiknya dihindari adalah mengkhususkan ibadah itu hanya pada bulan Rajab saja. Sebab banyak hadits dhoif yang berkeliaran di dunia mengenai hal ini. Yang perlu kita ikuti adalah Al-Qur'an dan As-sunnah serta hadits-hadits yang sudah terbukti kebenarannya.

Ibnu Hajar mengatakan,
لم يرد في فضل شهر رجب ، ولا في صيامه ، ولا في صيام شيء منه معين ، ولا في قيام ليلة مخصوصة فيه حديث صحيح يصلح للحجة ، وقد سبقني إلى الجزم بذلك الإمام أبو إسماعيل الهروي الحافظ

“Tidak terdapat riwayat yang shahih, bisa untuk dijadikan dalil tentang keutamaan bulan Rajab, baik bentuknya puasa sebulan penuh atau puasa di tanggal tertentu bulan Rajab atau shalat tahajjud di malam tertentu. Keterangan saya ini telah didahului oleh keterangan Imam Al-Hafidz Abu Ismail Al Harawi.” (Tabyinul Ujub bimaa Warada fii Fadli Rajab, Hal. 6)

Akan tetapi, apabila seseorang ingin melaksanakan puasa di bulan Rajab dengan niatan untuk berpuasa sunah di bulan-bulan haram, maka ini diperbolehkan bahkan dianjurkan. Sebagaimana sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad, Abu Daud, Al Baihaqi dan yang lainnya, bahwa suatu ketika datang seseorang dari suku Al Bahili menghadap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia meminta diajari berpuasa. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menasihatkan, “Puasalah sehari tiap bulan.” Orang ini mengatakan: Saya masih kuat, tambahkanlah!. “Dua hari setiap bulan”. Orang ini mengatakan: Saya masih kuat, tambahkanlah!. “Tiga hari setiap bulan.” orang ini tetap meminta untuk ditambahi. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
فمن الحرم و أفطر
“Puasalah di bulan haram dan berbukalah (setelah selesai bulan haram).” (Hadis ini dishahihkan sebagaian ulama dan didhaifkan ulama lainnya). Namun diriwayatkan bahwa beberapa ulama salaf berpuasa di semua bulan haram. Dinataranya: Ibn Umar, Hasan Al Bashri, dan Abu Ishaq As Subai’i

Yang tidak dibenarkan adalah pengkhususan akan rajabnya. Sedangkan puasanya, tetap diterima sebagai amal sholih. Wallahu a’lam.

Demikianlah informasi yang dapat saya tulis mengenai Keutamaan Puasa Rajab

Advertisement:
Judul : Keutamaan Puasa Rajab Deskripsi : Admin : Terbit Rating : 5 stars

  • Lifestyle