2013-05-23
Oleh - Kang Salman

Teknopreneur

Teknopreneur
Advertisement:
teknopreneurKata teknopreneur kini sudah mulai dikenal di Indonesia. Banyak ragam media yang mengangkat mengenai hal ini. Namun, banyak juga orang yang hanya sekedar mengetahui kata Teknopreneur saja tanpa mengetahui maknanya. Untuk diketahui, kata Teknopreneur berasal dari dua kata, teknologi dan entrepreneur. Dari kedua kata tersebut dapat pula ditarik dua artian. Teknologi berarti suatu metode ilmiah yang dipergunakan untuk memenuhi tujuan tertentu atau menghasilkan sesuatu. Sedangkan entrepreneur yang lebih dikenal dengan kata wirausaha berarti orang yang menjalankan suatu usaha atau bisnis. Karenanya, dapatlah kemudian kita mengartikan bahwa Teknopreneur berarti para pengusaha yang melakukan pengembangan pada bisnisnya dengan berdasarkan pada kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi bagi teknopreneur merupakan kata kunci dalam pengembangan bisnis.

Nyatanya di era modern ini, kecanggihan teknologi terus melejit ke titik puncaknya. Hampir semua hal dalam aktifitas Indonesia berhubungan dengan teknologi. Bisnis dengan perantara teknologipun sudah mewabah. Media online tentunya menjadi pilihan bagi pelaku usaha seiring meningkatnya pengaruh internet bagi masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya jumlah pengguna internet dari tahun ke tahun. Sejak tahun 2010, sebanyak 42 juta pengguna. Tahun 2011 meningkat hingga 55 juta pengguna. Dan 2012 mencapai 63 juta pengguna. Hal ini didasarkan dengan hasil survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia atau biasa dikenal dengan singkatan APJII. Tahun 2013 ini APJII memperkirakan akan ada peningkatan hingga 3 kali lipat dari jumlah pengguna internet di tahun 2013. Jika benar prediksi itu, maka jumlahnya mungkin akan mencapai angka lebih dari 120 juta orang.

Kenyataan di atas tentunya menjadi cambuk bagi banyak teknopreneur untuk menjalankan bisnis atau usahanya dengan memanfaatkan jaringan internet. Yang lebih menyenangkan adalah fakta bahwa memilih jalan sebagai teknopreneur tidak berdasarkan syarat apapun. Latar belakang pendidikan, usia, bahkan modal yang banyak. Sebab, untuk menjadi teknopreneur, yang diutamakan adalah basic skill, technical skill, teknopreneur skill. Sekalipun Anda hanya memiliki modal pas-pasan, bisnis atau usaha Anda akan tetap berjalan dengan adanya modal skill Anda. Sebab, jika Anda memiliki skill yang cukup untuk menjalankan bisnis Anda, maka peluang dalam teknologipun bisa Anda jangkau dengan mudahnya. Misalnya saja produk yang sudah ada, kemudian Anda variasikan kembali dengan lebih serius sesuai dengan kemampuan skill Anda dan menghasilkan produk yang lebih apik dan lebih menjual dibandingkan sebelum-sebelumnya. Tentu produk Anda akan bisa bersaing dengan pendahulunya.

Contoh nyata mengenai keberhasilan seseorang dalam mengembangkan usahanya dengan teknopreneur adalah mark Zuckerberg dengan jejaring sosial Facebook yang sekarang sudah sangat mendunia. Lalu ada Bill Gates, steve Job, Sergey Brin, larri Page dengan search engine dan portal web seperti Google, Yahoo, dan sebagainya. Ada beberapa hal yang penting diperhatikan bagi para pelaku Teknopreneur. Baik yang sudah menekuni, maupun yang baru ingin memulainya.

Yang pertama adalah inspirasi, ide dan semangat. Ketiga hal ini memiliki keterkaitan yang harus Anda satukan sebagai modal awal. Gali dan cari sebanyak-banyaknya ide dan apapun yang memberikan inspirasi untuk Anda melakukan suatu usaha. Tanamkan semangat bahwa dengan mewujudkan ide tersebut, usaha Anda bisa berjalan dengan sukses. Yang kedua adalah mencari tau informasi mengenai dunia teknopreneur dengan cara bergabung dengan komunitas, grup yang beranggotakan orang-orang yang memiliki minat serupa dengan Anda. Dengan demikian, Anda akan menemukan beragam hal yang positif yang dapat melecut bisnis Anda. Juga perkara-perkara negatif yang dapat menjadi media pembelajaran dan pengalaman utuk menjalankan usaha Anda.

Hal ketiga yang juga tak kalah pentingnya adalah tahapan action. Mulailah segera mungkin. Jika Anda terus menunda, maka ide, semangat dan juga segala hal yang sekiranya bisa menjadi modal awal Anda, malah bisa menghilang dan layu seiring waktu yang Anda longgarkan dan penundaan demi penundaan yang Anda lakukan. Yang keempat adalah membentuk jaringan. Ajak keluarga, teman dan siapapun yang sekiranya bisa bekerjasama dengan Anda untuk memulai usaha sebagai Teknopreneur. Yang pasti, Anda juga harus seleksi dalam memilih siapa yang akan menjadi partner kerja Anda. Sebab sulit bagi Anda mengelola usaha dengan orang yang tidak ber-passion sama dengan Anda. Yang kelima adalah menentukan arah usaha Anda. Ciptakan goal yang terus menerus diperbaharui seiring semakin berkembangnya teknologi masa kini. Jadi usaha Anda tidak skak di titik yang sama sejak awal berdirinya. Harus ada perkembangan yang signifikan. Berkaitan dengan inovasi dan sebagainya.

Adalah Fahma Waluya, teknopreneur cilik yang terpilih sebagai pemenang Asia Pasific ICT Award tahun 2010 ketika ia berumur 12 tahun yang sudah menjadi programmer resmi Nokia dan akan menjadi programmer resmi Google juga. Selainnya juga banyak nama yang telah berhasil membuktikan bahwa teknopreur bukanlah hal yang sulit untuk dijalankan. Berkaca pada Fahmi Waluya yang bahkan sudah menjalankannya di usia yang masih sangat muda. Lantas bagaimana dengan Anda?
Advertisement:
Judul : Teknopreneur Deskripsi : Admin : Terbit Rating : 5 stars

  • Lifestyle