2013-06-08
Oleh - Kang Salman

Cara Memelihara Burung Beo

Cara Memelihara Burung Beo
Advertisement:
Cara Memelihara Burung Beo - Kucoba.com : Burung Beo termasuk salah satu burung yang dapat dengan cepat akrab pada manusia. Beo juga dikenal sebagai salah satu spesies burung yang jinak. Ia mudah bersahabat dengan manusia sebab rasa ingin tahunya yang sangat besar. Pada dasarnya Beo ini senang diperhatikan. Burung yang sangat cerdas ini ketika sudah akrab dan tidak lagi ditempatkan di dalam kandang, lebih senang bertengger di pundak pemiliknya. Sebagaimana teman, Beo bahkan bisa diajak bermain dan bercanda dengan mengucapkan kosakata tertentu. Hal ini tentu akan memberikan hiburan tersendiri bagi Anda.

cara memelihara burung beo

Memelihara burung Beo, sebenarnya sama saja dengan memelihara binatang yang lainnya. Butuh perhatian, kasih sayang, perawatan dan kepekaan. Berikut beberapa cara memelihara burung Beo yang mungkin bisa menjadi bahan referensi Anda untuk memelihara Beo.

1. Pelihara sejak kecil
Pemeliharaan sejak kecil tentu akan lebih mengena dibandingkan jika Anda memelihara beo yang sudah besar. Sebab untuk melatih beo dan mengasah kecerdasannya, akan lebih dilakukan jika Anda memeliharanya sejak masih kecil atau masih diloloh oleh induknya. Paling tidak, usia Beo ketika Anda membelinya masih relatif muda atau bisa disebut anakan. Untuk pemilihan betina atau jantan, itu sepenuhnya bergantung kepada selera Anda. Sebab tidak ada batasan kepintaran yang bergantung pada jenis kelamin dalam memelihara Beo ini. Baik jantan maupun betina, jika dilatih dengan baik, tentu akan semakin cerdaslah ia. Tidak perduli jenis kelaminnya. Setelah membeli, Anda bisa langsung memulai mengajari beo berbicara, tentunya sambil melolohnya. Sebab dengan jalan demikian, akan terbentuk suatu ikatan batin yang alami yang bisa berpengaruh pada percepatan kemampuan interaksi antara Anda dan burung Beo peliharaan Anda. Apalagi burung Beo muda dapat menyimpan segala macam peristiwa jauh lebih baik dibandingkan dengan Beo dewasa.

2. Sangkar atau penangkaran
Di alam bebas, Beo biasanya membuat sarang di lubang pepohonan yang memiliki ketinggian sekitar 10 sampai 40 meter dari permukaan tanah. Sehingga, penangkaran atau sangkar yang Anda buat untuknya pun bisa ditaruh di tempat yang tinggi. Ditambah lagi dengan penyusun sarang seperti dedaunan kering, serat kelapa atau serat nenas, ranting-ranting, daun cemara, rerumputan kering, jerami dan juga serat rami. Kandangnya adalah kandang aviary yang berukuran medium dan juga bisa disesuaikan dengan ukuran kawat kassanya. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam perawatan kebersihan sangkar Beo sebab beo pada umumnya mengeluarkan zat tepung yang sewaktu-waktu selalu bisa mengotori sangkarnya. Anda bisa membersihkan sangkarnya dengan menggunakan handuk basah. Bersihkan sangkarnya paling tidak satu minggu sekali dengan menggunakan pemutih dan air atau bisa juga dengan menggunakan sabun dengan takaran 50/50. Bersihkan dan bilas secara menyeluruh lantas sarangpun dikeringkan sebelum Anda mengembalikan Beo kembali ke sarangnya. Jangan lupa untuk mencuci tempat makanan dan air, paling tidak seminggu sekali. Kebersihan sangkar ini harus dijaga selalu dan pastikan sangkarnya terbebas dari kotoran Beo itu sendiri, tungau, kutu, semut, jamur, bakteri serta parasit-parasit lain yang bisa mengganggu kesehatan Beo peliharaan Anda.

3. Makanan
Hal yang tak kalah pentingnya dalam memelihara Beo adalah menjaga kelangsungan makanannya. Beo tentu akan tumbuh dengan baik jika makanan yang Anda berikan pun sesuai dengan apa yang dibutuhkannya. Untuk Anda ketahui, Beo menyukai makanan seperti buah-buahan, kelompok serangga seperti jangkrik dan atau belalang, dan juga ulat jerman. Adapun makanan utamanya adalah voer yang butirannya besar. Berikanlah air minum dari air yang bersih dan juga matang serta berikan multivitamin khusus burung yang banyak dijual bebas minimal 1 sampai 2 kali dalam satu minggu.

4. Kebersihan dan Perawatan
Ajarkan Beo untuk mandi dan bukan dimandikan oleh Anda. Biarkan dia memandikan dirinya sendiri. Anda cukup menyiapkan bak atau tempat mandi yang telah diisi air ke dalam sangkarnya. Biarkan dia mandi kapanpun dia menginginkannya. Namun, tetap harus dalam pengawasan Anda. Beo juga perlu memperoleh paparan sinar matahari untuk asuan vitamin D yang baik untuk pertumbuhan tulangnya. Serta meminimalisir terjangkitnya penyakit. Anda bisa melakukannya pada setiap pagi pada jam 07.00 hingga 10.00.

Demikianlah pengalaman saya dalam cara memelihara burung beo yang saya miliki, semoga informasi ini bermanfaat. Selamat mencoba..
Advertisement:
Judul : Cara Memelihara Burung Beo Deskripsi : Admin : Terbit Rating : 5 stars

  • Lifestyle