Kapan Malam Lailatul Qadar 2013 Diturunkan ?

Senin, 22 Juli 2013

Kapan Malam Lailatul Qadar Diturunkan ?

Oleh : Christanty Putri Arty

Tepatnya kapan malam lailatul Qadar diturunkan selalu menjadi pengharapan penuh umat Muslim sedunia dalam mendapatkan kemuliaan malam yang penuh berkah tersebut. Penantian dalam kurun waktu satu tahun demi kembali berjumpanya malam yang begitu diagung-agungkan. Betapa sakralnya malam Lailatul Qodar, atau terkadang yang dilafalkan Lailat Al-Qodar sebagai salah satu malam yang diyakini malam yang lebih baik daripada 1000 bulan atau 30.000 kali malam lainnya. Dipercayai adanya para malaikat Allah yang turun ke muka bumi untuk membantu urusan manusia.

kapan malam lailatul Qodar

Malam Lailatul Qodar begitu sarat maknawi dan begitu disucikan karena dianggap oleh para pengikut Islam pendahulu sebagai malam pertama kalinya kitab suci Al-Qur’an di turunkan pada saat itu sebagai pedoman dan petunjuk hidup seluruh umat manusia di jagat raya ini. Sehingga tidak perlu diragukan lagi kalau malam yang disebut-sebut Lailatul Qodar sebagai malam yang penuh kesakralan. Kapan malam Lailatul Qodar diturunkan pastilah semua umat Islam berseru dan menyembahnya.

Adapun riwayat turunnya malam Lailatul Qodar menurut orang suci Syaikh Ali Bin Hasan Bin Ali Bin Abdul Hamid dan Syaikh Salim Bin Ied Al Hilaly dalam surat yang termaktub dalam Al Qur’an menyatakan malam Lailatul Qodar terjadi diantara malam antara tanggal 21, 23, 25, 27, 29 maupun di penghujung akhir malam bulan Ramadan.
Umat sekiranya tidak perlu bingung mendengarkan beragam pendapat yang terlontar. Toh pada akhirnya tetap bermuara pada satu keyakinan akan Rasullulah SAW. Seperti dalam hadist Aisyah RA yang mengatakan : Rasulullah SAW beri'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan beliau berfirman, (yang artinya) "Carilah malam Lailatur Qodar dihitungan (malam ganjil) pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan."

Bagi umat yang mengalami sakit atau fisik yang kurang memadai, dihimbau untuk tidak sampai halnya melepaskan 7 hari terakhir, berdasar riwayat Ibnu Umar (katanya): Rasulullah SAW berfirman (yang artinya) “Manfaatkan pada sepuluh hari terakhir, jika tidak mampu maka jangan sampai terlewati masa waktu 7 hari mendekati akhir .”
Adapun tanda-tanda Lailatul Qodar yang seringkali diperbincangkan seperti fenomena pohon yang bersujud, rasa air tawar berasa asin, tampak beberapa bangunan tidur, anjing-anjing tenang tidak menyalak serta beberapa tanda yang menampakan bathil dan rusak. Sebenarnya dalam perdebatan soal keyakinan semacam ini tidak boleh benar-benar dipercayai kecuali atas adanya dalil yang kuat, sedangkan tanda-tanda di atas yang menyorot tanda-tanda diatas sudah jelas hal yang bathil karena tidak ada ketentuan dalil baik dari Al Qur’an ataupun hadis yang mengaturnya.

Kapan malam Lailatul Qodar diturunkan bisa dikaitkan dengan tanda-tanda yang berkenaan dengan malam yang teramat sakral sesuai sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam berikut tanda-tanda yang mengikuti :

Udara dan suasana pagi yang begitu tenang.
Menurut Ibnu Abbas RA berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Lailatul qadar adalah malam terasa sunyi dan berhawa tenang, cuaca rata-rata tidak panas atau dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadist hasan)

Cahaya matari tampak redup dan tidak kuat memancarkan cerah keesokan hari
Menurut Ubay bin Ka’ab radliyallahu’anhu, mengatakan Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Keesokan hari malam Lailatul Qodar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan” (HR Muslim)

Keadaan malam yang benderang tidak panas juga tidak dingin, tidak berawan, tidak hujan maupun angin kencang, serta tidak ada yang meteor yang terlempar jatuh.
Menurut hadist dari Watsilah bin al-Asqo’ dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam:
“Lailatul qadar adalah malam yang suasananya sedang terang, suhu yang sedang tidaak terlalu panas dan tidak terlalu dingin serta cerah,angin bertiup tenang,tanpa ada meteor jatuh di galaksi (lemparan meteor bagi jin ifrit)” (HR. at-Thobroni dalam al-Mu’jam al-kabir 22/59, Sanad Hasan)

Bulan Muncul separuh bulatan
Menurut Abu Hurairoh radliyallahu’anhu menerangkan: Kami pernah membahas tentang Lailatul Qodar dari pihak Rasulullah, beliau berkata,
“Siapakah dari antaramu semua yang masih mengingat saat bulan muncul, yang berukuran separuh bulatan bak nampan.” (HR. Muslim)

Bahkan Terbawa ke dalam mimpi
Sebagian para sahabat Nabi radliyallahu’anhum juga turut merasakan dalam mimpi malam Lailatul Qodar.

Nikmatnya beribadah, hati yang khusyuk dan kenikmatan bermunajat kepada Allah SWT yang jauh berbeda dengan malam lainnya.
Inilah namanya kebahagiaan merasakan istimewanya malam Lailatul Qodar yang sangat sayang untuk di lewatkan begitu saja.

Mengetahui kemegahan dan kebaikan dalam kapan malam Lailatul Qadar 2013 diturunkan sepatutnya kita umat muslim menyiapkan diri dengan khidmat agar bisa menggapai keindahan dan kemulian akan malam Lailatul Qodar yang dipenuhi berkah dan kemuliaan yang tinggi.
Artikel Terbaru