Misteri Dibalik Meninggalnya Adi Prahara Mahdisa
Advertisement:

Misteri Dibalik Meninggalnya Adi Prahara Mahdisa

Oleh : Christanty Putri Arty

Masih ingatkah dengan tokoh berwajah rupawan, Adi Prahara Mahdisa yang pernah bermain dalam sinetron “Muslimah” serta beradu akting dalam film layar lebar berjudul “Ssst…Jadikan Aku Simpanan” ? Mungkin sebagian orang tidak menyangka bahwa aktor ibukota yang berbodi tegap dan atletis ini diberitakan meninggal secara mengenaskan di dalam kamar kosnya, lantai tiga, Jalan Kebon Kacang Raya 35 No.29, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada hari Rabu siang (4/09/13).

Adi Prahara Mahdisa

Aktor muda (32 tahun) yang memiliki nama lengkap Muhammad Adi Prahara Mahdisa memang sudah lama menyewa kos di rumah tersebut. Selama ini oleh para rekan, sahabat serta orang terdekatnya, mengenal Adi sebagai sosok yang baik hati, supel dan tidak pernah mengeluhkan sakit yang serius. Bahkan orang menganggap sekilas Adi sebagai orang yang menjaga pola hidup yang sehat. Karena ditunjang postur tubuh Adi yang gagah dan tegap, nampak atletis sekali.

Penemuan akan tubuh Adi yang telah menjadi jasad dan diperkirakan sudah sekitar empat hari lamanya, sontak membuat kesedihan dan rasa tidak percaya terhadap teman sesama artis dan keluarga. Bahkan diantaranya tidak kuasa menahan tangis pilu menyaksikan mayat Adi yang terbujur kaku dan membengkak.

Ikhwal berita almarhum Adi ditemukan, diungkapkan oleh teman kos yang sebelumnya curiga dan mencium bau yang kurang sedap dari kamar almarhum. Kemudian dilaporkan kepada pemilik kosan dan bersama-sama melaporkan gejala yang mencurigakan ke polisi. Langsung ditindak lanjuti dan ditemukan bukti.

Menurut keterangan Kapolsek Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar polisi Suyudi Ario Setyo, mengatakan korban ditemukan di dalam kamar kos nomer 303 pada pukul 12.00 siang. “Dalam posisi terlentang sudah dalam keadaan membengkak di dekat pintu kamar”. Jelasnya lagi, ketika pertama ditemukan, tampak ada bekas darah yang mengering di bagian hidung dan mulut korban. Kondisi dalam kamar begitu acak-acakan dengan televisi yang masih menyala. Sebelumnya, Rohaty (45) penjaga rumah tangga juga sempat mencium aroma busuk dari kamar kos-kosan yang ternyata bersumber dari kamar almarhum hari Senin, 2 September 2013.

Setelah diadakan penyelidikan dan olah TKP, jenasah Adi langsung dibawa oleh petugas Polres Metro Jakarta Pusat ke rumah Sakit Ciptomangunkusumo untuk melakukan autopsi. Guna mengetahui penyebab meninggalnya Adi Prahara Mahdisa.

Sayangnya pihak keluarga keberatan akan tindakan tersebut. Mereka mengharap jenasah Adi langsung disemayamkan di kampung halamannya, Cirebon secepatnya saja. Maklum, kepergian mendadak Adi masih meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan kerjanya. Berita meninggalnya Adi yang masih diselubungi misteri membuat orang terdekat merasa syok berat. Sama sekali tidak terlintas dalam pikiran, Adi memiliki musuh atau dendam dengan orang.

Memang setahun belakangan ini, almarhum Adi tidak terlalu aktif dalam sinetron karena konsentrasi pada jabatan kerjanya sebagai casting director di MD Entertainment. Namun ia masih bersosialisasi akrab dengan teman artis lainnya seperti clubbing ataupun pergi ke kafe. Menurut sumber info teman terdekatnya, akhir pekan lalu masih berdugem ria. Jumat pergi clubbing ke Stadium, dilanjutkan keesokan harinya ke Apollo. Minggu malam Adi sempat mengeluhkan kondisi kepalanya yang sakit pada salah satu sahabatnya via blackberry messenger (BBM).

Semua teman dekat yang mengenal Adi turut menunggui jenasah di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, sekaligus menggelar doa tahlilan bersama di lorong rumah sakit untuk mendoakan kepergian rekan yang dikenal murah senyum dan baik hati. Beberapa diantaranya, kembali menceritakan pengalaman saat-saat terakhir bersama Adi Prahara Mahdisa. Ada yang menceritakan Adi mengaku sedang mengalami masuk angin. Juga menunjukkan dalam akun twitternya status yang sempat ditulis. @PraharaMahdisa menulis :”Yeaaaaay ini keren banget !!! Masuk angin, pengen punya boneka LInE. Tinggal beli parfumnya Nez…” pada tanggal 28 Agustus lalu. Sehingga teman-temannya menjenguknya beramai-ramai. Bahkan ada yang sempat membaluri tubuh Adi dengan minyak kayu putih.

Hingga keesokan harinya ia masih mengeluh sakit. Adi memilih berdiam dalam kamar kos dan masih menjalin komunikasi dengan teman-temannya melalui telepon genggam. Begitu halnya dengan hari Minggu.

Mungkin itulah perjumpaan terakhir yang bisa menjadi kenangan selamanya, karena almarhum Adi Prahara Mahdisa tidak pernah kunjung datang di kantor MD Entertainment. Begitu pula dengan komunikasi yang terputus tanpa ada kabar dan sebaliknya tidak bisa dihubungi kontak Adi lagi baik melalui SMS, BBM dan Path. Hingga akhirnya mengetahui kebenaran yang tidak pernah dinyana sama sekali, Adi meninggal dalam kamar kosnya tanpa seorangpun tahu. Selamat jalan Adi Praha Mahdisa. Semoga engkau tidur tenang di peristirahatanmu terakhir.
Advertisement:
Judul : Misteri Dibalik Meninggalnya Adi Prahara Mahdisa Deskripsi : Admin : Terbit Rating : 5 stars

  • Lifestyle